Tampilkan postingan dengan label food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label food. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juni 2012

ORGANOLEPTIK & SENSORI UDANG MENGGIURKAN

Ada pecinta seafood ...? atau pecinta makanan yang enak...? ditambah lagi dengan makanan gratis ? mau?
Banyak orang yang tidak mengenal istilah sensori, organolepti atau uji kesukaan lainya. Istilah ini banyal dikenal oleh akademisi yang mengambil kuliah mengenai pangan atau yang terkait. Secara awam istilah ini dapat diartikan mencicip makanan.

Mencicip makanan dalam Industri pangan tidak segampang jika kita sedang memasak di dapur, ambil satu sendok dan di cicip. Di dunia pangan, setidaknya dibutuhkan panelis (penguji atau tukang icip) yang sudah melalui seleksi atau di sertifikasi. Seperti saya ini, sudah tersertifikasi sebagai panelis udang Segar dan Ikan segar atau disebut juga dengan panelis terlatih. 

Sebagai panelis terlatih saya dan kelompok panelis lainya diminta untuk menilai suatu produk/makanan, melihat perbedaanya dan bahkan, disuruh menentukan mana produk yang sama atau tidak. Bahkan bentuknya mirip sekali. Enak bukan kalau jadi panelis...? bisa icip ikan segar, udang segar, cumi dan produk yang lain...? ayo mau...?. Tapi jangan iri dulu, bagaimana kalau yang dinilai itu ikan yang sudah disimpan seminggu, atau produk yang tidak familiar dengan kita.. Disitu letak tantangannya
pengujian hari kedua

Shrimp is analysed  sensory   by trainned tester/Lagi an alisa udang segar 8X2, mayan buat makan siang (Hari 1)

Di dunia Industri, penerimaan dari panelis (sensory) sangat menentukan apakah suatu produk baru dianggap layak untuk di lauching ke masyarakat, hebat bukan..? Sederhana saja, jika kita membei ikan ke pasar, kita tidak mungkin menguji ikan dengan test kit atau alat lainya, tapoi kita menilainya dari penampakannya, itulah contoh sensori sederhana